Ketum DPW BKPRMI Jatim Sampaikan Materi Ke-BKPRMI-an dalam Diklatsar Brigade Masjid
Blitar — Ketua Umum DPW BKPRMI Jawa Timur, Ustadz H. Ahmad Bahrudin, menyampaikan materi Ke-BKPRMI-an dalam kegiatan DIKLATSAR Brigade Masjid DPW BKPRMI Jawa Timur di Masjid Baiturrohim Dusun Semanding Desa Kotes Kecamatan Gandusari Blitar , Sabtu, 30 November 2025
Materi ini menjadi salah satu sesi utama dalam rangkaian pelatihan dasar yang diikuti oleh para calon anggota Brigade Masjid dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Dalam pemaparannya, Ustadz Ahmad Bahrudin menjelaskan apa itu BKPRMI. Beliau menerangkan bahwa Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) adalah organisasi kepemudaan Islam yang menjadi wadah pembinaan remaja masjid, dakwah, dan pemberdayaan generasi muda di lingkungan masjid.
Pada sesi selanjutnya, ia menguraikan sejarah berdirinya BKPRMI. Organisasi ini berdiri pada 3 September 1977, dan pada awalnya bernama BKPMI (Badan Komunikasi Pemuda Masjid Indonesia). BKPMI kemudian berkembang menjadi BKPRMI (Badan Komunikasi Pemuda Remasjid Indonesia)sebagaimana dikenal saat ini. Ustadz Ahmad Bahrudin juga menyebutkan para tokoh pendiri yang memiliki peran besar dalam lahirnya organisasi ini, yaitu Bambang Pranggono, Toto Tasmara, Ahmad Mansur Suryanegara, dan Syamsuddin Manaf.
Dalam kesempatan tersebut, beliau turut menjelaskan berbagai lembaga yang berada di bawah BKPRMI yang memiliki peran strategis dalam bidang dakwah, pendidikan, kaderisasi, dan pengabdian sosial. Lembaga-lembaga tersebut meliputi :
* LPPTKA (Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-kanak Al-Qur’an)
* LPPSDM (Lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia)
* LPKS (Lembaga Pembinaan Keluarga Sakinah)
* LPPRM (Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Remaja Masjid)
* LDSI (Lembaga Dakwah dan Syiar Islam)
* LKM (Lembaga Kesehatan Masyarakat)
* LBHA (Lembaga Bantuan Hukum Advokasi)
* LPEKIN (Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan dan Inventasi)
* Brigade Masjid yang menjadi bagian penting dalam pengamanan, pembinaan disiplin, serta pelayanan sosial kemasyarakatan.
Mengakhiri materinya, Ustadz Ahmad Bahrudin menekankan pentingnya memahami 5 Citra Diri BKPRMI yakni :
1. Muwahid : Pemersatu umat
2. Mujahid : Pembela kebenaran
3. Musaddid : Pelurus
4. Muaddib : Pendidik
5. Mujaddid : Pemelihara iman dan pembaru kebaikan
Beliau berharap seluruh peserta DIKLATSAR Brigade Masjid mampu mengamalkan lima citra diri tersebut sebagai identitas kader BKPRMI, serta menjadi teladan dalam menjaga kemuliaan masjid dan membina generasi muda.
Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi, diikuti sesi tanya jawab, dan menjadi bekal penting bagi peserta dalam memahami jati diri organisasi serta peran strategis Brigade Masjid di tengah masyarakat. (Ririn)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar