BKPRMI Matangkan Agenda Safari Ramadan, Fokus pada Wilayah Bencana dan Standarisasi Program
Jakarta – Dewan Pengurus Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPP BKPRMI) mematangkan rangkaian agenda strategis menyambut bulan suci Ramadan melalui rapat koordinasi virtual yang dipandu Direktur Nasional LPKS BKPRMI, Herianto. Rapat ini menekankan pada sinergi program antara pusat dan daerah guna memastikan kehadiran organisasi dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya di wilayah terdampak bencana.
Ketua Umum DPP BKPRMI, Nanang Mubarok, menegaskan bahwa Safari Ramadan tahun ini akan dimulai dari Sumatera Barat pada 15 Maret, kemudian berlanjut ke Sumatera Utara dan Aceh. "Kehadiran kita di wilayah terdampak bencana harus menjadi penyemangat dan memberikan kehangatan bagi saudara-saudara kita di sana," ungkapnya.
Menanggapi rencana tersebut, Ketua BKPRMI Aceh, Mulia Rahman, mendorong agar DPP segera menerbitkan panduan teknis kegiatan sebelum awal pekan depan. Hal ini bertujuan agar pengurus di tingkat Wilayah (DPW) hingga Daerah (DPD) memiliki rujukan yang sinkron saat menggelar rapat kerja lokal.
"Kami berharap besok pagi draf kegiatannya sudah diedarkan, meskipun belum rinci. Minimal ada daftar lomba atau aksi seperti gerakan masjid bersih agar sinkron antara pusat dan daerah," ujar Mulia Rahman. Ia juga memberikan catatan khusus terkait standarisasi lomba kebersihan masjid agar dilakukan penilaian pada level masjid yang setara guna menjaga objektivitas.
Selain agenda Ramadan, rakor ini membahas persiapan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan Halalbihalal di Banten. Mulia Rahman mengingatkan agar panitia belajar dari evaluasi kegiatan sebelumnya untuk memastikan Rapimnas mendatang memberikan kesan yang bermakna dan substansial bagi kader daerah yang hadir ke pusat.
Sejalan dengan hal itu, Syafrizal dari Sumatera Utara melaporkan kesiapan wilayahnya untuk menggelar "Kemah Ramadan" di Tapanuli Tengah, yang akan diisi dengan pelatihan bilal, khutbah, serta pendistribusian 500 Al-Qur'an. Rangkaian besar ini nantinya akan ditutup dengan Festival Anak Sholeh (FASI) tingkat provinsi dan pelantikan pengurus pada pertengahan tahun. (Bunda Tri)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar