Ratusan Santri Menggema, Munaqosyah BKPRMI Surabaya Gelombang 2 Jadi Panggung Semangat Generasi Qurani
Santri LPPTKA BKPRMI Surabaya siap mengikuti munaqosahSURABAYA – Suasana Masjid Nurul Islam, Jalan Bratang Binangun, Surabaya, pada Minggu (13/9/2026) pagi dipenuhi energi luar biasa dari ratusan santri. Sebanyak 200 santri dari berbagai Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) se-Kota Surabaya mengikuti Munaqosyah DPD BKPRMI Surabaya Gelombang 2 yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB.
Wajah-wajah ceria para peserta tampak menghiasi jalannya kegiatan. Ada yang datang didampingi oleh para ustaz-ustazah, ada pula yang diantarkan langsung oleh orang tua mereka. Semua menyatu dalam suasana penuh semangat kebersamaan demi menunjukkan hasil belajar terbaik serta membumikan Al-Qur'an.
Munaqosyah Jadi Jalan Menuju Prestasi
Acara diawali dengan sambutan dari Direktur Daerah Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Al-Qur'an (Dirda LPTKA), Ustaz Muhajir. Dalam pesannya, ia menekankan bahwa setiap kegiatan BKPRMI bukan hanya sekadar ajang perlombaan maupun pencapaian prestasi belaka. Lebih dari itu, momentum ini merupakan kesempatan berharga untuk memperluas silaturahmi, menambah pengalaman, serta membangun jejaring antarsantri.
Ustaz Muhajir juga mengajak para santri untuk bersiap menghadapi berbagai agenda besar yang telah menanti di depan mata. Rangkaian program tersebut meliputi Wisuda Akbar bagi santri yang dinyatakan lulus, kegiatan Manasik Haji pada 18 Oktober 2026, hingga Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) ke-13 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir tahun ini. Perjalanan prestasi ini nantinya akan berlanjut ke tingkat wilayah di Tuban, hingga kesempatan mewakili Jawa Timur ke tingkat nasional di Maluku.
Sarana Mengukur Kemampuan dan Kualitas
Semangat yang sama disampaikan oleh Ketua Umum DPD BKPRMI Surabaya, Ustaz Mohammad Dimyati. Menurutnya, munaqosyah merupakan bagian krusial dalam sistem pendidikan Al-Qur'an karena berfungsi sebagai sarana evaluasi objektif untuk mengukur kemampuan santri sekaligus meningkatkan standar kualitas pengajaran.
"Munaqosyah bukanlah akhir dari proses belajar. Justru dari sinilah santri dapat mengetahui kemampuan yang sudah dimiliki dan bagian mana yang masih harus ditingkatkan," ujar Ustaz Mohammad Dimyati seraya mendorong para santri untuk terus berlatih dan tidak cepat puas dengan capaian saat ini.
Suasana Syahdu Senandung Al-Qur'an
Suasana berubah menjadi sangat khidmat ketika Ustaz Hartono selaku Dirda PGTK An-Nafi’ memimpin doa bersama. Tak lama berselang, gema Senandung Al-Qur'an berkumandang merdu di dalam masjid. Sesi ini dipimpin oleh Ustazah Liz Zakiyah, kru Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Al-Qur'an (LPPTKA). Perpaduan suara dari ratusan santri tersebut menghadirkan atmosfer yang teduh dan menyentuh hati bagi seluruh guru serta jemaah yang hadir.
Di antara ratusan peserta yang ambil bagian, tampak pula rombongan santri dari TPQ Al-Ikhlas Ampel di bawah pimpinan Ustazah Shofi. Lembaga ini dikenal konsisten melahirkan santri berprestasi dan menjadi salah satu langganan juara dalam agenda wisuda santri BKPRMI, yang semakin menambah dinamika positif dalam munaqosyah kali ini.
Peringatan Milad LPPTKA dan BKPRMI
Keseruan acara mencapai puncaknya saat para santri secara serempak meneriakkan yel-yel penuh semangat. Semarak kegiatan semakin terasa ketika ratusan santri tersebut secara serentak memberikan ucapan selamat hari lahir bagi organisasi pembina mereka.
"Selamat Milad ke-37 LPPTKA!" dan "Selamat Milad ke-49 BKPRMI!" seru para santri bersemangat. Pekikan ini menjadi simbol kuat bahwa perjalanan panjang LPPTKA dan BKPRMI terus mendapatkan suntikan energi baru dari generasi muda yang siap menjadi penerus bangsa.
Melalui Munaqosyah Gelombang 2 ini, DPD BKPRMI Surabaya berharap dapat terus mencetak generasi emas Qurani yang unggul, bermental baja, serta siap membawa nilai-nilai luhur Al-Qur'an di tengah kehidupan masyarakat modern.
Penulis: Nurul Misbacha
Editor: Tri Eko Sulistiowati


Tidak ada komentar:
Posting Komentar