Persiapkan RAPIMNAS dan RAPIMWIL, BKPRMI Jawa Timur Tunjuk Alim Sulaiman sebagai Plt. Ketum
Surabaya – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Jawa Timur menggelar Rapat Terbatas (Ratas) secara daring melalui platform Zoom pada Selasa (12/5/2026).
Rapat tersebut membahas persiapan strategis menyambut Rapat Pimpinan Nasional (RAPIMNAS) di Jakarta dan Rapat Pimpinan Wilayah (RAPIMWIL) Jawa Timur yang dijadwalkan dalam waktu dekat.
Ketua Umum DPW BKPRMI Jawa Timur, H. Ahmad Bahrudin, memimpin langsung koordinasi tersebut dengan didampingi Sekretaris Umum, Alim Sulaiman.
Salah satu poin krusial dalam rapat ini adalah penunjukan Alim Sulaiman sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua umum BKPRMI Jawa Timur untuk periode 15 Mei hingga 10 Juli 2026.
Persiapan RAPIMNAS Jakarta.
Dalam keterangannya, Ahmad Bahrudin menyampaikan bahwa RAPIMNAS akan dilaksanakan di Jakarta pada 14–15 Mei 2026. Jawa Timur akan mengirimkan delegasi sebanyak sembilan orang.
"Pengurus yang hadir diharapkan mampu memberikan warna dan menyampaikan program-program unggulan dari DPW Jawa Timur. Kami juga mengusulkan agar agenda nasional berikutnya dapat dilaksanakan di luar wilayah Sulawesi maupun Sumatra untuk pemerataan," ujar Bahrudin.
Agenda RAPIMWIL dan Pembahasan FASI
Terkait agenda wilayah, RAPIMWIL Jawa Timur dipastikan akan digelar pada Sabtu, 23 Mei 2026, bertempat di Kantor Bakesbangpol. Acara ini ditargetkan dihadiri oleh 100 peserta, dengan prioritas kehadiran bagi pengurus harian DPD dan DPW.
Agenda utama RAPIMWIL nantinya mencakup penyampaian hasil RAPIMNAS serta pembahasan teknis terkait Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI). Dalam rapat tersebut, disepakati bahwa surat penetapan lokasi FASI akan diarahkan ke Kabupaten Tuban.
Penguatan Organisasi dan Remaja Masjid
Sesi tanya jawab menghadirkan berbagai masukan konstruktif. Direktur Wilayah LPPRM, Rosid, menekankan pentingnya menghidupkan kembali basis remaja masjid yang dinilai mulai meredup. Ia menyarankan penguatan kedekatan antarpengurus melalui kegiatan informal.
"Momentum RAPIMWIL harus dimanfaatkan untuk membangun kedekatan. BKPRMI tidak boleh meninggalkan basis remaja masjid, sementara program-program dari pusat harus terus memotivasi pengurus di tingkat bawah," tegas Rosid.
Selain itu, Direktur Wilayah LPPTKA, Subhan, melaporkan bahwa konsep GUNTARA Jatim sedang dalam pembahasan tim, dengan prioritas pada tugas dan fungsi kepanitiaan.
Rapat ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh H. Muhammad Arif sebagai bentuk harapan agar seluruh rangkaian agenda organisasi berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi umat. (Bunda Tri)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar