Lewat Pengajian Al-Kahfi, Ketum BKPRMI Jatim Pimpin Doa dari Madinah untuk Kemudahan Haji dan Umrah Generasi Muda
Virtual Zoom— Dewan Pengurus Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPP BKPRMI) sukses menggelar Pengajian Al-Kahfi secara khidmat pada Jumat (26/6/2026) pagi. Acara keagamaan yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB ini terasa sangat istimewa karena dihadiri dan didukung penuh oleh jajaran pengurus pusat hingga daerah.
Di tengah berlangsungnya acara, Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah (DPW) BKPRMI Jawa Timur, H. Ahmad Bahrudin, berkenan memimpin doa bersama para jemaah. Doa tersebut dipimpin langsung oleh beliau secara virtual dari Kota Suci Madinah Al-Munawwarah, di sela-sela pelaksanaan ibadah haji yang sedang ditunaikannya.
Kehadiran H. Ahmad Bahrudin membawa kekhidmatan mendalam bagi seluruh keluarga besar BKPRMI dan masyarakat umum. Dari tempat yang mustajab tersebut, beliau memimpin doa memohon keberkahan, pembersihan hati, serta agar segala hajat para jemaah dikabulkan oleh Allah SWT.
Secara khusus, dalam momentum spiritual ini dipanjatkan doa agar seluruh jemaah dan generasi muda BKPRMI diberikan kemudahan, kelancaran rezeki, serta kesiapan lahir dan batin untuk segera memenuhi panggilan Allah SWT menunaikan ibadah haji maupun umrah ke Tanah Suci.
Kegiatan ini diharapkan membawa dampak positif yang besar bagi penguatan keimanan generasi-generasi BKPRMI di seluruh pelosok daerah.
Esensi Tausiah Keluarga Sakinah
Sebelum sesi doa, pengajian yang mengusung tema "Mewujudkan Keluarga Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah" ini mengupas tuntas pentingnya membangun ketenteraman rumah tangga.
Penceramah menegaskan bahwa kebahagiaan pernikahan harus diciptakan bersama melalui amalan hati dan perbuatan, bukan sesuatu yang datang secara instan. Jemaah diingatkan untuk membina karakter keluarga yang berlandaskan kasih sayang, saling percaya, ketulusan peran, dan ketaatan ibadah.
Penceramah juga menekankan besarnya pahala kesabaran dalam menghadapi ujian pernikahan, yang bernilai setara dengan kesabaran Nabi Ayub AS bagi suami dan Asiyah bagi istri. Pernikahan yang berkah pada akhirnya akan menjadi ladang ibadah terbaik, memelihara diri dari siksa api neraka, sekaligus membuka pintu rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.
Acara rutin yang diawali dengan pembacaan Surah Al-Kahfi bersama ini ditutup dengan penuh haru seiring dengan selesainya lantunan doa yang dipimpin langsung dari Madinah. (Bunda Tri)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar