Silaturahmi ke KH. Toha Abrori Al Hafidz, Mengenal Pesantren Salaf dengan Sentuhan Pendidikan Modern - DPW BKPRMI JAWA TIMUR

Terbaru

Minggu, 20 September 2026

Silaturahmi ke KH. Toha Abrori Al Hafidz, Mengenal Pesantren Salaf dengan Sentuhan Pendidikan Modern

 Silaturahmi ke KH. Toha Abrori Al Hafidz, Mengenal Pesantren Salaf dengan Sentuhan Pendidikan Modern



Bojonegoro — Rangkaian Wisata Hati dan Tadabbur Alam BKPRMI Surabaya berlanjut dengan silaturahmi ke Pondok Pesantren Khozinatul Abror Putra, Bojonegoro, Ahad (20/9/2026).

Rombongan diterima langsung oleh KH. Toha Abrori Al Hafidz. Dalam kesempatan tersebut, suasana silaturahmi berlangsung hangat sekaligus memberikan kesempatan kepada rombongan untuk mengenal lebih dekat sistem pendidikan yang diterapkan di lingkungan pesantren.


Dalam sambutannya, KH. Toha Abrori Al Hafidz menjelaskan bahwa Pondok Pesantren Khozinatul Abror merupakan pesantren yang menerapkan sistem salaf, dengan kurikulum Madrasah Diniyah (Madin) Kementerian Agama yang kemudian dilengkapi dengan sejumlah pelajaran umum.


Di antaranya Matematika, Bahasa Inggris, dan TIK atau komputer.

Menurutnya, pendidikan pesantren tidak hanya berkaitan dengan pembelajaran keagamaan, tetapi juga perlu memberikan bekal yang relevan dengan kebutuhan zaman.


Hal menarik lainnya yang disampaikan adalah penerapan kedisiplinan di lingkungan pesantren. KH. Toha Abrori Al Hafidz menyampaikan bahwa pesantren tidak menerapkan terlalu banyak peraturan, tetapi terdapat beberapa prinsip yang benar-benar dijaga.


Salah satunya berkaitan dengan larangan merokok.

Ia menyampaikan bahwa dari sekitar 55 dewan asatidz dan santri yang berada di lingkungan pesantren, tidak ada yang merokok. Jika ditemukan ada yang merokok, maka yang bersangkutan akan dikeluarkan dari pesantren.


Keterangan tersebut menggambarkan bagaimana pesantren membangun kedisiplinan melalui aturan yang sederhana namun tegas, terutama terhadap hal-hal yang dianggap penting dalam membentuk karakter santri.


Silaturahmi BKPRMI Surabaya ke Pondok Pesantren Khozinatul Abror menjadi bagian penting dari perjalanan Wisata Hati dan Tadabbur Alam. Selain silaturahmi kunjungan tersebut juga menjadi ruang untuk belajar dari pengalaman dan tradisi pendidikan pesantren.


Dari pesantren, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju menuju Makam Asmoroqondi untuk melaksanakan salat Magrib dan ziarah, kemudian kembali ke Surabaya. (Mohammad Abu SaRach)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad