Lestarikan Budaya, LPPSDM BKPRMI Surabaya Ajak Santri Ngabuburit dengan Dolanan Tradisional - DPW BKPRMI JAWA TIMUR

Terbaru

Jumat, 06 Maret 2026

Lestarikan Budaya, LPPSDM BKPRMI Surabaya Ajak Santri Ngabuburit dengan Dolanan Tradisional

 Lestarikan Budaya, LPPSDM BKPRMI Surabaya Ajak Santri Ngabuburit dengan Dolanan Tradisional



Surabaya – LPPSDM BKPRMI Surabaya  menggelar kegiatan ngabuburit edukatif yang unik dengan menghidupkan kembali aneka dolanan tradisional bertempat di Taman Baca Masyarakat (TBM) Avicenna kampung nelayan Sukolilo Baru, Jumat 6 Maret 2026


Acara yang berlangsung ini diikuti dengan antusias oleh puluhan santriwan dan santriwati dari berbagai kecamatan di Surabaya diantaranya dari Semampir, Krembangan, Sukolilo dan Rungkut sambil menunggu waktu berbuka puasa.



Berbeda dengan tren masa kini yang didominasi gawai, para santri diajak untuk aktif bergerak dan bersosialisasi melalui permainan warisan Nusantara. Suasana semakin meriah dengan kehadiran Mustofa Sam atau yang akrab disapa Cak Mus, pendiri (Founder) Kampoeng Dolanan Surabaya, sebagai pemandu utama.


Cak Mus membawa berbagai jenis permainan tradisional seperti egrang, gasing, hingga congklak. Ia tampak telaten mengajari para santri cara memainkan permainan tersebut sambil menyelipkan nilai-nilai filosofis di baliknya, seperti kejujuran, kerja sama tim, dan ketangkasan.


"Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan kembali kekayaan budaya kita kepada generasi muda. Melalui dolanan tradisional, anak-anak tidak hanya sekadar menunggu waktu berbuka, tetapi juga melatih kemampuan sosial dan motorik mereka dalam suasana yang menyenangkan," ujar Cak Mus di sela-sela kegiatan.


Alif Dzulkifli Ramadhan Dirda LPDSDM BKPRMI Surabaya berharap kegiatan ini dapat menjadi alternatif positif bagi anak-anak dalam mengisi waktu di bulan suci Ramadhan. Selain memberikan hiburan, acara ini juga menjadi langkah nyata dalam menjaga tradisi agar tidak tergerus oleh zaman.


Sorak sorai dan tawa santri pecah saat mereka mencoba memenangkan setiap permainan. Kegiatan pun ditutup dengan doa bersama dan persiapan berbuka puasa, meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta tentang asyiknya bermain bersama di dunia nyata. (Bunda Tri)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad