Perkuat Manajerial Masjid, LPRM dan LKM Siap Gelar Training of Trainer bagi Remaja Masjid
Surabaya – Lembaga Pengembangan Pembinaan Remaja Masjid (LPPRM) bersinergi dengan Lembaga Kesehatan Masjid (LKM) BKPRMI Jawa Timur berencana menggelar pelatihan Training of Trainer (ToT) Manajemen Remaja Masjid (Remas). Keputusan ini merupakan hasil koordinasi strategis yang dilaksanakan pada Selasa (17/3/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk mencetak kader-kader pelatih yang handal dalam mengelola organisasi remaja masjid di tingkat daerah. Panitia menargetkan partisipasi dari setiap Dewan Pengurus Daerah (DPD). Jika perwakilan DPD berhalangan hadir, maka setiap Remas di bawah naungan DPD diwajibkan mengirimkan minimal lima orang delegasi.
Berdasarkan hasil koordinasi, pelatihan ini dijadwalkan berlangsung pada akhir April atau awal Mei 2026. Agenda akan dilaksanakan selama dua hari, yakni Sabtu dan Minggu, untuk memastikan materi tersampaikan secara intensif. Terdapat dua lokasi yang menjadi kandidat kuat tempat pelaksanaan, yaitu Pesantren Digripreneur Al Yasmin atau Pesantren Nurul Falah.
Pelatihan ini akan menghadirkan deretan pemateri ahli di bidangnya, antara lain:
Praktek Mengajar (Microteaching): Ustadz Andik Ichwanto Dirwil LPPSDM BKPRMI Jatim
Manajemen Kemasjidan: Ustadz H. Muhammad Arif Ketua MPW BKPRMI Jatim
Materi BKPRMI: Ustadz H.Ahmad Bahrudin Ketum DPW BKPRMI Jatim
Analisa SWOT: Ustadz Nanang Sugianto
Penyusunan Program Kerja: Ustadz Muhammad Rosyid
Kepemimpinan (Leadership): Cak Fuad
Selain jajaran instruktur tersebut, Ustadz KH. Ali Muafa, MAg dijadwalkan hadir sebagai pemateri VIP untuk memberikan arahan khusus kepada para peserta.
Panitia menetapkan biaya investasi (HTM) sebesar Rp100.000 per peserta. Dengan proyeksi basis data sebanyak 1.000 anggota, penyelenggara optimis dapat menjaring sedikitnya 500 peserta aktif dalam gelaran perdana ini.
Guna memastikan kelancaran teknis, struktur kepanitiaan inti telah dibentuk dengan menunjuk Mas Habibi sebagai Sekretaris, serta koordinasi bagian bendahara yang dipercayakan kepada Mbak Iis dan Mbak Sol. Melalui kegiatan ini, diharapkan muncul standarisasi manajemen remaja masjid yang lebih profesional dan berdampak bagi masyarakat. (Bunda Tri)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar