Isi Kuliah Subuh 'Sinau Bareng Sakinah Center LPKS', Ustadz Ahmad Dimyati Kupas Tiga Kunci Pembuka Pintu Rezeki - DPW BKPRMI JAWA TIMUR

Terbaru

Sabtu, 08 Agustus 2026

Isi Kuliah Subuh 'Sinau Bareng Sakinah Center LPKS', Ustadz Ahmad Dimyati Kupas Tiga Kunci Pembuka Pintu Rezeki

Isi Kuliah Subuh 'Sinau Bareng Sakinah Center LPKS', Ustadz Ahmad Dimyati Kupas Tiga Kunci Pembuka Pintu Rezeki
Ustadz Ahmad Dimyati 

Gresik – Rangkaian hari kedua kegiatan Sinau Bareng Sakinah Center LPKS BKPRMI Jawa Timur di TK/TPA Al-Ikhlas, Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, diawali dengan suasana khidmat dan spiritual yang kental pada Ahad dini hari (9/8/2026) [30/7 20.28, 30/7 21.12]. Setelah melaksanakan ibadah salat tahajud (qiyamul lail) dan salat subuh berjamaah di Masjid Al-Ikhlas, para peserta menerima siraman rohani melalui Kuliah Tujuh Menit (Kultum) subuh [Ahad, 9 Agustus 2026].
Kultum subuh tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Daerah (DPD) BKPRMI Kota Surabaya, Ustadz Ahmad Dimyati. Dalam tausiyahnya, Ustadz Ahmad Dimyati mengingatkan seluruh kader bahwa setiap aktivitas pengabdian organisasi harus senantiasa diniatkan sebagai bentuk ibadah untuk mencari rida Allah SWT, sesuai dengan tujuan utama penciptaan manusia.


Ustadz Ahmad Dimyati menekankan tiga amalan utama yang menjadi kunci penting bagi manusia untuk membuka pintu-pintu rezeki serta meningkatkan derajat di akhirat kelak:
1. Menomorsatukan Rasa Syukur
Manusia berkewajiban menyukuri segala nikmat yang telah maupun yang belum diterima agar Allah SWT senantiasa menambah keberkahan rezeki tersebut. Beliau mencontohkan kisah Nabi Muhammad SAW yang dijamin masuk surga namun tetap mendirikan salat malam hingga kakinya bengkak sebagai wujud puncak rasa syukur. "Bagaimanapun keadaan ekonomi kita hari ini, kita tidak boleh mengeluh. Rasa syukur harus selalu kita kedepankan," tegasnya.
2. Istikamah Membaca Selawat
Memperbanyak selawat kepada Baginda Rasulullah SAW dalam berbagai kondisi merupakan kewajiban setiap muslim. Namun, beliau memberikan catatan fikih penting mengenai batasan tempat. Selawat tidak boleh dilafalkan—baik secara lisan maupun bersuara—saat berada di dalam kamar mandi atau toilet, karena tempat tersebut dilarang untuk berbicara dan menyebut nama-nama suci melainkan dalam kondisi darurat.
3. Memperbanyak Istigfar
Istigfar atau memohon ampunan kepada Allah SWT merupakan pemantik utama dibukanya keran rezeki yang tersumbat. Ustadz Ahmad Dimyati menjelaskan bahwa buah dari istigfar yang konsisten tidak hanya mendatangkan hujan di kala kekeringan, melainkan juga karunia harta benda serta keturunan yang saleh dan salehah.
Di akhir ceramahnya, Ustadz Ahmad Dimyati mengingatkan bahwa dunia hanyalah ladang tempat manusia menanam kebaikan, sedangkan akhirat adalah tempat untuk memetik hasilnya. Beliau menegaskan bahwa kenikmatan tertinggi di dalam surga kelak bukanlah keindahan fasilitasnya, melainkan kesempatan berharga bagi seorang hamba untuk memandang langsung wajah Allah SWT (ru'yatullah), yang derajat kedekatannya ditentukan oleh kualitas takwa selama hidup di dunia. (Bunda Tri)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad