Bangun Suasana Khidmat, Ustazah Siti Ruqayah Bagikan Teknik 'Self-Help' dan Aksi Sulap Filosofis di Forum 'Sinau Bareng - DPW BKPRMI JAWA TIMUR

Terbaru

Sabtu, 08 Agustus 2026

Bangun Suasana Khidmat, Ustazah Siti Ruqayah Bagikan Teknik 'Self-Help' dan Aksi Sulap Filosofis di Forum 'Sinau Bareng

 Bangun Suasana Khidmat, Ustazah Siti Ruqoyah Bagikan Teknik 'Self-Help' dan Aksi Sulap Filosofis di Forum 'Sinau Bareng'

Self help Ustadzah Siti Ruqayah tim LPKS BKPRMI Jawa Timur 

Gresik – Rangkaian hari pertama kegiatan Sinau Bareng Sakinah Center LPKS BKPRMI Jawa Timur di TK/TPA Al Ikhlas, Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, berlangsung makin semarak pada Sabtu (8/8/2026). Direktur Daerah (Dirda) LPKS BKPRMI Banyuwangi, Ustazah Siti Ruqayah yang juga tim LPKS BKPRMI Jatim, hadir sebagai narasumber, sukses memadukan unsur spiritual, terapi kesehatan mental, dan seni pertunjukan guna mengedukasi para peserta.
Sebelum memasuki inti materi, Ustazah Siti Rukayyah mengawali sesi dengan pemanasan suasana (ice breaking) berupa Tepuk Shalawat Badar. Metode interaktif ini berhasil mencairkan kekakuan forum, membakar semangat, sekaligus membangun gelombang energi positif dan keakraban di antara puluhan kader sakinah dari berbagai kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Setelah suasana terbangun kondusif, Ustazah Siti Ruqayah langsung memaparkan materi utama mengenai teknik self-help (pertolongan mandiri) dalam menghadapi tekanan hidup dan mengelola emosi negatif. Ia mempraktikkan metode terapi ketukan ringan menggunakan jari telunjuk pada beberapa titik meridian tubuh secara berurutan, meliputi area kepala, pelipis, bawah hidung, dada, ketiak, hingga bagian bawah payudara.
"Ketukan pada titik-titik saraf ini berfungsi untuk menstimulasi aliran energi dalam tubuh, meredakan kecemasan, serta memicu ketenangan saraf otonom saat kita dihadapkan pada situasi pelik. Ini adalah media penyembuhan mandiri yang sederhana namun sangat efektif bagi para guru dan aktivis masjid," urai Ustazah Siti Ruqayah.


Guna memberikan pemahaman yang mendalam, sesi edukasi psikologis ini ditutup secara tidak biasa melalui aksi teatrikal sulap filosofis. Di hadapan para audiens yang menyaksikan dengan saksama, Ustazah Siti Ruqayah menuangkan air teh berwarna cokelat pekat dari sebuah teko ke dalam gelas kosong. Secara ajaib, air teh tersebut berubah warna menjadi sangat bening dan jernih begitu menyentuh gelas.
Aksi sulap tersebut disajikan bukan sekadar sebagai hiburan, melainkan sebagai analogi visual proses pembersihan hati (tazkiyatun nafs). Melalui peragaan itu, beliau menyampaikan pesan mendalam bahwa sekokoh dan sekeruh apa pun masalah yang mendera, hati manusia akan kembali jernih dan lapang apabila dikelola dengan teknik penenangan diri yang tepat serta dibarengi rasa pasrah seutuhnya kepada Allah SWT. (Bunda Tri)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad