Pekik Yel-Yel BKPRMI dan Mars LPKS Bergemuruh di Sinau Bareng Sakinah Center LPKS, Bakar Semangat Kader BKPRMI Jatim
Suasana Sinau Bareng Sakinah Center LPKS BKPRMI Jawa Timur di GresikGresik – Suasana khidmat di Pendopo Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, seketika berubah menjadi penuh energi dan gemuruh semangat pada Sabtu malam (8/8/2026). Memasuki sesi penyegaran di tengah padatnya rangkaian kegiatan Sinau Bareng Sakinah Center, seluruh utusan kader Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Keluarga Sakinah (LPKS) BKPRMI se-Jawa Timur serentak bangkit berdiri untuk mengikrarkan yel-yel organisasi dan menyanyikan mars lembaga.
Sesi pembakar semangat ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Wilayah (Sekwil) LPKS BKPRMI Jawa Timur, Ustazah Ririn Wiheni. Dengan komando yang tegas dan penuh semangat, Ustazah Ririn berhasil menghidupkan suasana pendopo desa dan memacu kembali motivasi para peserta yang merupakan utusan dari berbagai kabupaten/kota.
Suasana Sinau Bareng Sakinah Center LPKS BKPRMI Jawa Timur di Gresik
Pekikan yel-yel khas Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) menggema kompak, menyuarakan komitmen terhadap kedaulatan bangsa serta kemakmuran masjid:
"Siapa kita? Santri BKPRMI! Santri BKPRMI? Siap amankan Negara Kesatuan Republik Indonesia! NKRI? Harga mati! Pancasila? Jaya! Masjid? Makmurkan! Takbir? Allahuakbar!" seru para peserta secara serempak mengikuti panduan Ustazah Ririn.
Tidak berhenti di situ, atmosfer religius makin kental saat Ustazah Ririn Wiheni memandu peserta menyanyikan Mars LPKS BKPRMI. Lagu wajib ini dilantunkan secara utuh dalam tiga bagian (part) sebagai penegasan visi gerakan organisasi yang berfokus pada ketahanan keluarga Islami.
Lirik demi lirik yang berbunyi, “Marilah membina masyarakat marhamah, jaga diri dan keluarga dari azab neraka,” dinyanyikan dengan penuh penghayatan oleh seluruh hadirin. Pada bagian penutup (part 3), tempo lagu melandai secara syahdu saat seluruh kader melantunkan bait komitmen: “Keluarga sakinah mawaddah warahmah jadi dambaan kita, kerja sama dalam kebaikan dan takwa, bahagia dunia akhirat.”
Ustazah Ririn Wiheni menyampaikan bahwa penayangan yel-yel dan mars di dalam pendopo desa ini bertujuan untuk menyatukan frekuensi emosional dan spiritual para kader. Melalui lirik yang adaptif dan penuh pesan perjuangan, para pegiat sakinah center diharapkan tetap tangguh, tidak kenal putus asa, serta membawa energi perubahan positif ini saat kembali ke daerah asal masing-masing. (Bunda Tri)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar