Gresik Banjir Dukungan Doorprize, Panitia Matangkan Persiapan Sinau Bareng Sakinah Center BKPRMI Jatim
Gresik – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Keluarga Sakinah (LPKS) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Jawa Timur kebanjiran dukungan hadiah (doorprize) dari para donatur dan pengurus. Sumbangan spontan ini mengalir deras guna menyemarakkan agenda Sinau Bareng Sakinah Center LPKS BKPRMI Jawa Timur yang menjadi bagian dari rangkaian peluncuran (launching) Sakinah Center LPKS BKPRMI Gresik.
Hingga saat ini, sejumlah tokoh dan pengurus inti telah menyetorkan daftar sumbangan barang bernilai guna, seperti kain sarung premium merek Wadimor dari H. Abdul Faliq, puluhan paket hadiah dari donatur lain seperti Shihatin, Nur Khanif, Anna, Lazib, Zukhrufatin, S. Alim, Maslaha, Nurhayati, Fida, Kayis, Zainul Rofiq, dan Anas. Selain itu, Malik menyumbangkan tiga paket kombinasi sarung dan sajadah, serta Aminah yang turut menyumbang mukena (rukuh).
"Masya Allah, persiapan dari tuan rumah Gresik sangat luar biasa dan matang. Mereka bahkan secara swadaya menyusun daftar sumbangan doorprize demi menyambut para peserta se-Jawa Timur," ujar salah satu pengurus wilayah saat memantau kesiapan logistik secara virtual.
Rangkaian acara akbar ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu hingga Ahad, 8–9 Agustus 2026. Seluruh pusat kegiatan akan dipusatkan di TK-TPA Al Ikhlash Unit 010, Campurejo, Panceng, Kabupaten Gresik.
Selain Sinau Bareng dan pembagian hadiah, panitia lokal telah menyiapkan lima agenda unggulan lain yang sangat menarik:
- Lomba Qasidah: Ajang kompetisi seni musik Islami yang memperebutkan Trofi Bergengsi Ketua Umum BKPRMI Jawa Timur.
- Pesta Bakar Ikan: Sesi kuliner malam yang dirancang untuk mempererat kebersamaan dan keakraban antar-pengurus daerah.
- Peluncuran Sakinah Center LPKS BKPRMI Gresik: Peresmian pusat layanan dan konsultasi keluarga sakinah berbasis masjid di tingkat daerah.
- Sinau Bareng: Forum diskusi, edukasi, dan berbagi wawasan bersama tokoh-tokoh inspiratif dari Jawa Timur.
- Sesi BCM: Metode pembelajaran interaktif berupa Bermain, Bercerita, dan Menyanyi (BCM) yang dipandu langsung oleh Bunda Tri dan Ami.
Mengingat daya tampung lokasi dan kualitas acara yang ingin dijaga secara intim, panitia memberlakukan pembatasan ketat dengan kuota maksimal hanya 100 peserta untuk perwakilan dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur. Pendaftaran akan langsung ditutup secara otomatis jika jumlah kuota tersebut telah terpenuhi.
Melihat tingginya fasilitas dan persiapan matang yang disuguhkan oleh panitia lokal Gresik, jajaran DPW BKPRMI Jawa Timur mengimbau seluruh pengurus daerah untuk segera mengamankan kursi delegasinya. Hal ini ditekankan agar setiap kabupaten/kota tidak kehilangan momentum berharga dan tertinggal dalam memajukan kompetensi kader literasi serta penggerak keluarga sakinah di wilayah masing-masing. (Bunda Tri)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar