Perkuat Sinergi Guru Ngaji, BKPRMI Surabaya dan Tilawati Gelar Halalbihalal serta Umumkan Program Strategis 2026
Surabaya – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Surabaya menggelar acara Halalbihalal bersama para guru ngaji Al-Qur'an. Acara yang berlangsung penuh khidmat ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara BKPRMI Surabaya dengan metode Tilawati.
Dalam sambutannya, Ketua Umum DPD BKPRMI Surabaya, Ustadz Ahmad Dimyati, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pejuang Al-Qur'an yang hadir. Ia menekankan pentingnya silaturahmi ini sebagai momentum untuk saling memaafkan sekaligus memperkuat ukhuwah setelah melewati bulan suci Ramadan.
"Selaku Ketua Umum DPD BKPRMI Surabaya, secara pribadi maupun organisasi, saya berharap keluarga besar kita senantiasa diberi kesehatan agar dapat bertemu kembali dengan Ramadan mendatang dalam keadaan sehat walafiat. Kolaborasi antara BKPRMI dan Tilawati ini merupakan wujud persatuan (muwahid) dalam membina generasi qurani," ujar Ustadz Ahmad Dimyati.
Beliau juga memaparkan selayang pandang mengenai peran BKPRMI melalui Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Al-Qur'an (LPPTKA) yang membawahi unit-unit TPA dan TPQ. Menurutnya, integrasi berbagai metode pengajaran, baik Iqro maupun Tilawati, adalah satu kesatuan yang patut dikembangkan demi kemajuan pendidikan Al-Qur'an di Surabaya.
"BKPRMI adalah muwahid atau pemersatu. Insyaallah pada Juni mendatang, kita akan menggelar sertifikasi metode Iqro dan Tilawati untuk meningkatkan kompetensi para pengajar," tambahnya.
Selain penguatan kompetensi guru, DPD BKPRMI Surabaya juga merilis kalender program kerja strategis sepanjang tahun 2026 sebagai berikut:
Mei – Juni 2026: Diklat Iqro Angkatan IV.
7 Juni 2026: Wisuda TAAM (Taman Asuh Anak Muslim).
13 September 2026: Munaqosah (Ujian santri).
18 Oktober 2026: Manasik Haji Kids sebagai upaya mengenalkan ibadah haji sejak dini kepada santri TPA.
Awal Desember 2026: Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XIII.
14 Desember 2026: Wisuda LPPTKA bagi santri yang dinyatakan lulus munaqosah.
Terkait program Manasik Haji Kids, Ustadz Dimyati menyoroti pentingnya memberikan pengalaman spiritual bagi anak-anak di tengah panjangnya antrean haji reguler saat ini. "Kita berikan 'vaksinasi' rindu Baitullah kepada anak-anak sejak dini melalui kegiatan manasik ini," pungkasnya.
Acara ini diharapkan mampu memotivasi para guru ngaji untuk terus beradaptasi dengan kemajuan ilmu pengetahuan tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur Al-Qur'an dalam mendidik santri di wilayah Surabaya (Bunda Tri)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar