Tingkatkan Kompetensi Pengajar Al-Qur'an, 309 Ustaz dan Ustazah Ikuti Workshop Tarjamah Lafdiyah di Bojonegoro
Bojonegoro – Sebanyak 309 ustaz dan ustazah dari berbagai wilayah mengikuti kegiatan Istihlal Guru Ngaji Bojonegoro yang dirangkaikan dengan Workshop Tarjamah Lafdiyah. Acara ini diselenggarakan atas kolaborasi Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Bojonegoro bersama Tilawati Cabang Bojonegoro.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri langsung oleh Kasubdit Pendidikan Diniyah Takmiliyah dan Pendidikan Al-Qur'an Kementerian Agama RI, H. Azis Syaifuddin, M.Si. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap peningkatan kualitas pendidikan Al-Qur'an di tingkat daerah.
Dalam sambutannya, H. Azis Syaifuddin menekankan pentingnya peran guru ngaji dalam membentuk karakter generasi bangsa melalui literasi Al-Qur'an yang tepat. Ia mengapresiasi inisiatif BKPRMI dan Tilawati dalam membekali para pendidik dengan metode-metode baru yang lebih efektif.
Metode Tarjamah Lafdiyah
Fokus utama dalam workshop ini adalah penguasaan metode Tarjamah Lafdiyah, sebuah teknik menerjemahkan Al-Qur'an kata demi kata agar para santri lebih mudah memahami makna setiap kosa kata (mufradat).
Materi tersebut disampaikan langsung oleh narasumber ahli, Ustaz H. Imam Syafi'i, yang menjabat sebagai Ketua Divisi Diklat Tilawati Pusat. Dalam sesi pelatihan, para peserta diajak untuk mempraktikkan cara mengajar yang interaktif agar pemahaman makna Al-Qur'an dapat tersampaikan dengan baik kepada para santri di masjid maupun musala.
"Melalui workshop ini, kami berharap para ustaz dan ustazah tidak hanya mengajarkan cara membaca, tetapi juga mampu membimbing santri untuk menyelami makna Al-Qur'an secara mendalam melalui pendekatan lafdiyah," ujar panitia penyelenggara.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum penguatan silaturahmi (istihlal) antar-pengajar Al-Qur'an di Bojonegoro sekaligus standarisasi kualitas pengajaran yang sejalan dengan perkembangan kurikulum keagamaan nasional. (Bunda Tri)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar