Tembus Wilayah Terisolasi, Ketum DPP BKPRMI Salurkan Bantuan untuk Guru Ngaji Korban Banjir Gayo Lues - DPW BKPRMI JAWA TIMUR

Terbaru

Selasa, 13 Januari 2026

Tembus Wilayah Terisolasi, Ketum DPP BKPRMI Salurkan Bantuan untuk Guru Ngaji Korban Banjir Gayo Lues

 Tembus Wilayah Terisolasi, Ketum DPP BKPRMI Salurkan Bantuan untuk Guru Ngaji Korban Banjir Gayo Lues

Dirnas LPPTKA BKPRMI Menyerahkan bantuan pada guru ngaji 


Gayo Lues – Tim "BKPRMI Peduli" berhasil menembus wilayah terdampak bencana di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, guna menyalurkan bantuan bagi para ustaz, ustadzah, serta pengurus DPD BKPRMI setempat pada Rabu (14/1/2026). Wilayah ini sebelumnya sempat terisolasi akibat terjangan banjir bandang dan tanah longsor yang memutus sejumlah akses jalan utama.


Perjalanan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP BKPRMI, H. Nanang Mubarok, didampingi Koordinator Nasional Bencana Alam yang juga menjabat sebagai Dirnas LPPTKA, Gunawan HS, serta Sekretaris LPPTKA, Amri.



Perjuangan Menuju Lokasi Bencana

Rombongan menempuh perjalanan darat selama kurang lebih enam jam dari Takengon, Aceh Tengah. Medan yang dilalui tergolong ekstrem karena banyak ruas jalan yang mengalami kerusakan parah dan dalam tahap perbaikan pascabencana. Meski kondisi geografis cukup menantang, tim tetap berkomitmen menjangkau para pendidik Al-Qur'an di daerah tersebut.


"Alhamdulillah, meski akses menuju Gayo Lues sempat terhambat, kami bisa bertemu langsung dengan saudara-saudara kita, para guru TPA dan TPQ. Kehadiran kami di sini adalah untuk memberikan dukungan moril dan bantuan nyata bagi mereka yang tetap teguh mengajar di tengah situasi pascabencana," ujar Nanang Mubarok.


Sinergi Lintas Wilayah

Aksi solidaritas ini juga melibatkan kekuatan struktural BKPRMI dari berbagai daerah. Turut mendampingi dalam rombongan adalah Ketua Umum DPW BKPRMI Sumatera Utara, Syafrizal, beserta Sekretaris Umum DPW Sumut. Selain itu, hadir pula Dirwil LPPTKA Aceh dan Ketua DPD BKPRMI Aceh Tengah yang membantu koordinasi di lapangan.


Dalam pertemuan tersebut, tim menyalurkan santunan tunai serta perangkat pendukung pengajaran seperti Al-Qur'an dan buku Iqra untuk mengganti fasilitas yang rusak akibat banjir.


Bermalam di Lokasi Terdampak

Mengingat agenda penyaluran bantuan dan pertemuan dengan para ustadz-ustadzah baru tuntas pada malam hari, tim BKPRMI Peduli memutuskan untuk bermalam di Gayo Lues. Hal ini dilakukan mengingat kondisi jalur kepulangan yang masih berisiko jika dilalui pada malam hari dalam keadaan rusak.


"Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar tim diberikan kekuatan, kesehatan, dan kelancaran dalam perjalanan pulang nanti. Fokus kami adalah memastikan bantuan ini memberikan manfaat bagi keberlangsungan pendidikan Islam di Gayo Lues," pungkas Gunawan HS.


Kunjungan ini menjadi simbol kuatnya ukhuwah para pemuda remaja masjid dalam merespons bencana, sekaligus memastikan bahwa pendidikan Al-Qur'an tidak boleh berhenti meski di wilayah yang sedang dilanda musibah. (Bunda Tri)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad