Gerakan Pemulihan Rumah Ibadah: BKPRMI Aceh Utara dan Aceh Timur Kerahkan Relawan Massal Bersihkan Masjid Terdampak Banjir
Lhoksukon & IDI – Musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh meninggalkan dampak kerusakan serius pada fasilitas umum, khususnya rumah ibadah. Merespons kondisi tersebut, Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) dari Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Aceh Timur menginisiasi aksi gotong royong berskala besar untuk memulihkan fungsi masjid yang lumpuh total.
Kondisi Darurat di Masjid Baitul A’la Aceh Utara
Hingga Jumat (9/1/2026), Masjid Baitul A’la yang terletak di Gampong Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, dilaporkan masih belum dapat digunakan. Dampaknya, jamaah terpaksa melaksanakan ibadah shalat Jumat di tenda-tenda darurat pengungsian.
Tim BKPRMI Peduli Aceh Utara bersama BKPRMI Bayu menjadwalkan aksi pembersihan total pada Sabtu besok, mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB. Koordinator aksi, Akhi Sudadi, mengungkapkan bahwa tingkat kerusakan infrastruktur di lokasi ini tergolong berat.
"Kondisinya cukup memprihatinkan. Lantai tegel sudah tidak rata, plafon hancur, dan halaman masjid tertimbun lumpur hingga lebih tinggi dari lantai dalam. Kami fokus pada normalisasi sanitasi karena toilet dan tempat wudhu penuh tanah endapan," ujar Sudadi.
Masyarakat dapat memantau perkembangan atau menyalurkan bantuan melalui koordinasi resmi di nomor +62 852-7023-1999.
Daftar Kerusakan Prioritas di Masjid Baitul A'la:
Sanitasi: Sumur dangkal tercemar lumpur dan tidak mampu menyuplai air bersih.
Struktur: Ruang perlengkapan kayu hancur total dan sound system rusak akibat rendaman.
Interior: Seluruh plafon tripleks habis terkelupas karena kelembapan ekstrem pascabanjir.
Aksi Paralel di Paya Demam Sa Aceh Timur
Secara bersamaan, aksi kemanusiaan serupa juga digelar di Kabupaten Aceh Timur. Tim BKPRMI Peduli setempat bergerak menuju Masjid Paya Demam Sa, Kecamatan Pante Bidari, yang juga mengalami dampak serupa akibat luapan air.
Di bawah koordinasi Akhi Yanwar, tim menurunkan relawan kolaborasi untuk melakukan pembersihan intensif selama satu hari penuh. "Target kami adalah memastikan sisa-sisa material banjir tidak merusak struktur bangunan lebih jauh. Kami bekerja sama dengan relawan lokal dan masyarakat setempat," tegas Yanwar. Informasi lebih lanjut mengenai aksi di wilayah ini dapat diakses melalui kontak Yanwar di nomor +62 852-6009-7701.
Sinergi Pemuda Masjid
Gerakan ini merupakan bagian dari program BKPRMI Peduli yang bertujuan mempercepat pemulihan fasilitas publik pascabencana. Mengingat banyaknya kerusakan pada alat elektronik dan sistem air, para relawan diimbau untuk membawa peralatan pendukung seperti mesin pompa air (alkon) dan alat pembersih lantai guna efektivitas kerja.
Aksi ini diharapkan mampu membangkitkan kembali semangat religiusitas masyarakat di tengah masa pemulihan bencana alam yang melanda wilayah pesisir timur Aceh tersebut. (Bunda Tri)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar