BKPRMI Tuntaskan Rekapitulasi Aksi Kemanusiaan Pascabencana di Sumatera Barat - DPW BKPRMI JAWA TIMUR

Terbaru

Jumat, 09 Januari 2026

BKPRMI Tuntaskan Rekapitulasi Aksi Kemanusiaan Pascabencana di Sumatera Barat

 BKPRMI Tuntaskan Rekapitulasi Aksi Kemanusiaan Pascabencana di Sumatera Barat



Padang – Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) resmi merampungkan rekapitulasi aksi kemanusiaan tahap pertama bagi korban banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Sumatera Barat. Berdasarkan laporan internal per 9 Januari 2026, aksi yang dimulai sejak akhir November lalu tersebut telah menjangkau ribuan warga di enam kabupaten dan kota terdampak.


Aksi yang dikoordinasikan melalui tim BKPRMI Peduli ini mengerahkan sedikitnya 102 relawan. Tercatat sebanyak 3.145 warga menerima manfaat bantuan, dengan sebaran terbanyak berada di Kabupaten Agam (1.760 jiwa) dan Kota Padang (1.028 jiwa). Sisanya tersebar di wilayah Tanah Datar, Padang Pariaman, Padang Panjang, dan Solok.


Fokus Pemulihan Air Bersih dan Fasilitas Ibadah


Dalam laporannya di grup koordinasi DPP BKPRMI, Maisar Setiawan Munaf mengungkapkan bahwa fokus saat ini mulai beralih ke penyediaan infrastruktur jangka panjang. "Insyaallah, saat ini sedang dalam proses pengerjaan 4 sampai 5 titik sumur bor atau galian untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga," jelasnya.


Selain infrastruktur air, BKPRMI juga menitikberatkan pada pemulihan rumah ibadah melalui program Gerakan Bersih-Bersih Masjid serta penyaluran sajadah dan karpet baru. Hal ini sejalan dengan komitmen organisasi untuk menghidupkan kembali fungsi masjid di tengah pemukiman yang sempat lumpuh akibat material lumpur.


Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) bergerak cepat melaksanakan serangkaian aksi kemanusiaan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Sumatera Barat.


Dalam upaya meringankan beban masyarakat terdampak, BKPRMI melalui unit "BKPRMI Peduli" telah mengonsolidasikan tim di lapangan guna memastikan bantuan terdistribusi secara efektif dan tepat sasaran. 




Rincian Program Bantuan

Program kemanusiaan yang dijalankan meliputi pemenuhan kebutuhan dasar hingga pemulihan psikis korban, di antaranya:

Logistik dan Nutrisi: Penyaluran bahan makanan, air minum, sembako, hingga pemenuhan nutrisi bagi pengungsi.


Infrastruktur Air Bersih: Pembuatan galian sumur bor guna menjamin ketersediaan air bersih di lokasi bencana. Saat ini, sebanyak empat hingga lima titik sumur bor sedang dalam proses pengerjaan.


Dukungan Psikososial: Penyelenggaraan program trauma healing dan kunjungan rutin ke posko pengungsian untuk memulihkan kondisi psikis warga.


Fasilitas Ibadah: Melaksanakan gerakan bersih-bersih masjid serta menyalurkan bantuan berupa karpet dan sajadah baru.

Pendidikan dan Sandang: Pembagian seragam sekolah bagi anak-anak serta pakaian layak pakai untuk warga.


Distribusi Sebaran Penerima Manfaat

Hingga saat ini, manfaat dari aksi kemanusiaan tersebut telah menjangkau:

1.760 jiwa di Kabupaten Agam.

1.028 jiwa di Kota Padang.

120 jiwa di Kabupaten Tanah Datar.

110 jiwa di Kabupaten Padang Pariaman.

104 jiwa di Kota Padang Panjang.

23 jiwa di Kabupaten Solok.


Maisar Setiawan Munaf, perwakilan DPP BKPRMI, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 27 November 2025 ini merupakan wujud kepedulian kolektif organisasi. 


"Semoga Allah memudahkan segala langkah kebaikan keluarga besar BKPRMI, para donatur, dan relawan dalam membantu saudara-saudara kita di Sumatera Barat," ujarnya dalam laporan tertulis melalui koordinasi internal pusat.


Aksi kemanusiaan ini merupakan bentuk solidaritas dari seluruh keluarga besar BKPRMI, para donatur, dan relawan yang terus bersinergi dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana di Sumatera Barat.(Bunda Tri)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad