Gelak Tawa dan Keseruan Ice breaking Mewarnai Seminar Parenting "Memeluk dalam Doa" di Surabaya
Surabaya – Suasana lantai 9 Gedung BG Junction, Surabaya, mendadak riuh dan penuh energi pada Minggu pagi (25/1/2026). Ratusan orang tua yang hadir dalam agenda Parenting Sakinah Center yang diselenggarakan oleh LPKS BKPRMI Jawa Timur tampak antusias mengikuti setiap instruksi dari atas panggung.
Acara bertajuk "Memeluk dalam Doa" ini dibuka dengan sesi ice breaking yang sangat energik. Mira Dian H, S.Psi., C.P.S., C.T.F.T., sang pemateri, berhasil memecahkan kekakuan peserta melalui serangkaian permainan kata dan gerakan tubuh yang interaktif.
Gelak tawa pecah saat para orang tua diminta melakukan gerakan sinkronisasi yang menuntut konsentrasi tinggi namun menghibur.
"Sesi ice breaking ini bukan sekadar bermain, tapi untuk membuka sumbat-sumbat emosi agar para orang tua lebih siap menerima materi dengan hati yang bahagia," ujar Mira di sela-sela kegiatannya. Keahlian Mira dalam mengelola suasana membuat sesi pembuka tersebut menjadi momen kunci yang membangkitkan semangat peserta sejak menit pertama.
Mira Dian H sendiri merupakan sosok yang sangat kompeten di bidangnya. Selain menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Sosialisasi, Edukasi, dan Promosi Hak Anak di Komisi Perlindungan Anak (KPA) Surabaya, ia memiliki empati yang dalam terhadap dunia anak.
Kesehariannya yang didedikasikan sebagai terapis Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) memberikan warna tersendiri dalam cara komunikasinya yang hangat dan inklusif.
Dalam inti materi "Memeluk dalam Doa", Mira menekankan bahwa kekuatan spiritualitas orang tua adalah benteng utama bagi anak. Ia mengajak peserta untuk memahami bahwa setiap doa yang dipanjatkan harus selaras dengan perlakuan kasih sayang yang nyata di rumah.
Nurul Laila S.Pd Ketua panitia pelaksana LPKS BKPRMI Jawa Timur berharap melalui kegiatan ini, para orang tua di Jawa Timur memiliki bekal baru dalam mendidik anak dengan pendekatan yang lebih lembut namun kuat secara batiniah. Kemeriahan acara ini menjadi bukti bahwa edukasi parenting dapat disampaikan dengan cara yang menyenangkan tanpa menghilangkan esensi nilai-nilai sakinah di dalamnya. (Bunda Tri)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar