Sinergi Lawan Narkoba: DPW BKPRMI Jatim Hadiri Forum Pemberdayaan Masyarakat Bakesbangpol
Surabaya – Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW BKPRMI) Jawa Timur menghadiri Forum Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta Prekursor Narkotika (PN). Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (26/02/2026) di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai elemen organisasi masyarakat yang diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menyosialisasikan bahaya narkoba ke basis massa masing-masing.
Hadir sebagai narasumber utama, yaitu Kepala Bakesbangpol Jatim, Eddy Supriyanto, S.STP., M.PSDM.; perwakilan Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Nika Sanmuria Sarage; Kepala BNNP Jatim, Brigjen Pol. Budi Mulyanto, S.I.K., M.H.; serta praktisi psikologi, Samuel Dimas Suryono, M.Psi.
Dalam laporannya, perwakilan Kemendagri, Nika Sanmuria Sarage, mengungkapkan data keprihatinan terkait kenaikan angka penyalahgunaan narkoba secara nasional sebesar 0,38% sejak tahun 2025.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menekan angka tersebut. "Kami berharap ada sinergisitas antara pemangku kepentingan dan Bapak/Ibu selaku perwakilan masyarakat. Kami juga mendorong peran aktif serta empati masyarakat terhadap panti rehabilitasi yang ada di daerah masing-masing," ujar Nika.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bakesbangpol Jatim, Eddy Supriyanto, memaparkan bahwa saat ini terdapat sekitar 4,1 juta orang penyalahguna narkotika dengan rentang usia produktif, yakni 15 hingga 24 tahun.
Meski pemerintah telah mengukuhkan 20 satgas pemberantasan narkoba di Balai Pemuda dan membentuk "Desa Bersinar" (Bersih Narkoba), tantangan di lapangan masih besar.
"Masalahnya, setiap hari BNN melakukan penangkapan, namun jumlah pengguna justru semakin banyak," ungkap Eddy.
Sementara itu, Kepala BNNP Jatim, Brigjen Pol. Budi Mulyanto, memaparkan strategi penguatan P4GN-PN melalui peran pemuda. Ia memberikan jaminan tegas terkait program rehabilitasi bagi para pecandu.
"Jangan takut untuk menyerahkan pengguna narkoba kepada kami untuk direhabilitasi. Jabatan saya sebagai Kepala BNNP Jatim menjadi taruhannya jika ada pengguna yang melapor namun tidak direhabilitasi," tegas Brigjen Pol. Budi.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan pengaduan melalui Contact Center BNNP di nomor 184.
Merespons arahan tersebut, DPW BKPRMI Jatim menyatakan komitmen penuh untuk mengawal program P4GN. Organisasi ini siap menggerakkan kadernya hingga lini paling bawah guna memastikan lingkungan masjid dan remaja terbebas dari jerat narkotika. (Vendy)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar