Refleksi Akhir Tahun: Perkuat Moral Bangsa melalui Pendidikan Al-Qur’an
Surabaya – Mengakhiri tahun 2025, Keluarga Besar Pondok Pesantren Langitan menggelar refleksi akhir tahun yang berlangsung khidmat di kompleks pesantren, Selasa (30/12/2025).
Agenda rutin yang telah berjalan selama satu dekade ini diisi dengan rangkaian Khotmil Qur’an, selawat Nabi, serta istighosah kubro untuk mendoakan keberkahan bagi Jawa Timur dan Indonesia.
Acara ini menjadi momentum silaturahmi akbar bagi ribuan pengelola Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) se-Jawa Timur yang merupakan alumni Pesantren Langitan. Turut hadir jajaran pimpinan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), di antaranya Ketua Umum DPW BKPRMI Jawa Timur, H. Ahmad Bahrudin, S.Ag., dan Direktur Wilayah (Dirwil) LPPTKA BKPRMI Jawa Timur, Ustadz Subhan.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia KH. Macshoem Faqih memberikan pesan mendalam kepada para pendidik Al-Qur'an agar tetap teguh dan istikamah dalam membina santri. "Kepada para wali santri, kami memohon agar terus memberikan dukungan penuh (support) kepada putra-putrinya dalam belajar Al-Qur’an," tegasnya.
Mewakili keluarga besar Pesantren Langitan, KH. Agus Macshoem Faqih menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh lembaga yang telah bersinergi selama sepuluh tahun terakhir. Ia berharap semangat perjuangan agama melalui anak didik tetap terjaga. "Kami juga memohon maaf jika terdapat ketidaknyamanan dalam pelayanan selama acara berlangsung," tuturnya.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang hadir didampingi Asisten 1, 2, dan 3 Pemprov Jatim, memberikan apresiasi tinggi atas peran strategis alumni Pesantren Langitan dan BKPRMI. Menurutnya, pembinaan lembaga Al-Qur’an hingga ke pelosok daerah merupakan fondasi utama keamanan dan kemandirian wilayah.
"Kami berterima kasih kepada Pesantren Langitan yang terus membina alumni melalui lembaga-lembaga Al-Qur'an. Ini adalah tanda bahwa Jawa Timur benar-benar wilayah yang aman, ramah, dan sejahtera," ujar Khofifah.
Ia juga menambahkan bahwa setiap agenda pemerintahan Jatim selalu diawali dengan santunan yatim dan selawat agar keberkahan senantiasa menyelimuti negeri.
Kehadiran jajaran DPW BKPRMI Jatim dan LPPTKA dalam acara ini sekaligus menjadi momentum penguatan silaturahmi. Langkah ini bertujuan untuk memastikan generasi mendatang tidak hanya fasih membaca Al-Qur'an, tetapi juga memiliki akhlakul karimah yang kokoh. (Bunda Tri)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar