Tingkatkan Mutu Pendidikan Al-Qur'an, 600 Santri LPPTKA BKPRMI Gresik Jalani Munaqosah ke-33
Gresik – Sebagai upaya menjaga standardisasi dan mutu pendidikan Al-Qur'an di "Kota Santri", Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-kanak Al-Qur'an Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (LPPTKA BKPRMI) Kabupaten Gresik menggelar Munaqosah Santri ke-33.
Sebanyak 600 santri dari berbagai unit berkumpul untuk mengikuti ujian akhir tersebut di TPQ An-Nawawi, Manyar, Gresik, pada 27–28 Desember 2025.
Munaqosah ini merupakan agenda tahunan yang krusial sebagai parameter keberhasilan pembinaan santri selama satu tahun ajaran. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ujian kelulusan, tetapi juga menjadi instrumen penting bagi BKPRMI dalam mengevaluasi efektivitas kurikulum pengajaran Al-Qur'an di Kabupaten Gresik.
Ketua Umum DPD BKPRMI Gresik, Nur Khanif, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi pelaksanaan ujian ini. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kualitas lulusan yang kompeten.
"Selamat dan sukses atas terselenggaranya Munaqosah ke-33 ini. Di tahun 2025 ini, kita berharap proses ujian berjalan lancar tanpa kendala teknis. Kami ingin memastikan bahwa setiap anak yang lulus memiliki bekal spiritual yang kuat. Ini adalah investasi masa depan yang luar biasa, dan kami mendoakan seluruh santri dinyatakan lulus dengan hasil yang memuaskan," ujar Nur Khanif.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Daerah (Dirda) LPPTKA BKPRMI Gresik, H. Muhammad Kayis Taqiyuddin SQ, S.Ag., menyampaikan visi besar di balik kegiatan ini. Menurutnya, munaqosah adalah langkah nyata dalam membumikan Al-Qur'an sejak usia dini agar nilai-nilainya melekat dalam kepribadian santri.
Ketua Panitia Munaqosah, H. Lailul Aidi, S.Pd.I., merinci bahwa peserta ujian terbagi ke dalam tiga kategori jenjang pendidikan, yaitu Taman Kanak-kanak Al-Qur'an (TKA), Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA), dan Ta’limul Qur’an lil Aulad (TQA).
Materi yang diujikan mencakup aspek teoretis dan praktis yang komprehensif, meliputi:
Ujian Tartil: Kelancaran dan ketepatan tajwid dalam membaca Al-Qur'an.
Tahfiz: Hafalan surat-surat pendek (Juz Amma), ayat-ayat pilihan, serta doa harian.
Praktik Ibadah: Khusus untuk tingkat TQA, materi ujian diperluas hingga praktik salat fardu dan praktik salat jenazah.
"Penilaian dilakukan secara objektif oleh tim munaqis (tim penguji) yang sangat kompeten dan memiliki kualifikasi di bidangnya. Hal ini untuk memastikan bahwa standar kelulusan benar-benar terjaga," tegas Lailul Aidi.
Pelaksanaan munaqosah selama dua hari tersebut terpantau berjalan tertib. Antusiasme terlihat dari kehadiran wali santri yang mendampingi putra-putri mereka. Kesuksesan acara ini tidak lepas dari sinergi antara para guru ngaji, pengurus BKPRMI, dan dukungan penuh dari tuan rumah TPQ An-Nawawi Manyar.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, LPPTKA BKPRMI Gresik kembali membuktikan perannya sebagai garda terdepan dalam mencetak generasi Qurani yang berakhlak mulia, sekaligus memperkuat identitas Kabupaten Gresik sebagai wilayah yang religius dan berpendidikan


Tidak ada komentar:
Posting Komentar