Permainan Kelompok di Lapangan MTs Miftahul Ulum Menambah Semangat Baru dan Memupuk Keikhlasan Menerima Takdir - DPW BKPRMI JAWA TIMUR

Terbaru

Sabtu, 13 Desember 2025

Permainan Kelompok di Lapangan MTs Miftahul Ulum Menambah Semangat Baru dan Memupuk Keikhlasan Menerima Takdir

Permainan Kelompok di Lapangan MTs Miftahul Ulum Menambah Semangat Baru dan Memupuk Keikhlasan Menerima Takdir



Lumajang - Selain sesi dongeng interaktif bersama boneka Ami, rangkaian kegiatan trauma healing yang diselenggarakan oleh BKPRMI dan LAZ NF juga melibatkan aktivitas fisik yang dirancang khusus untuk memotivasi anak-anak. Sabtu 13 Desember 2025


Di lapangan MTS Miftahul Ulum Pronojiwo yang cerah, para siswa diajak terlibat dalam permainan lempar bola beregu. Aktivitas ini bukan sekadar permainan biasa, melainkan dirancang dengan tujuan psikologis yang mendalam.



Para relawan membagi anak-anak menjadi beberapa kelompok kecil. Melalui sorak sorai dan tawa riang, terlihat jelas semangat kompetisi yang sehat mulai tumbuh di antara mereka. Proses kerja sama dalam tim untuk mencapai tujuan permainan secara efektif mengalihkan pikiran mereka dari kesedihan akibat kehilangan tempat tinggal atau trauma bencana.


Bunda Tri, yang turut mendampingi permainan tersebut, menjelaskan filosofi di balik aktivitas ini. "Dalam permainan lempar bola ini, ada momen di mana kita melempar dan ada momen di mana kita harus siap menerima bola yang datang. Ini adalah analogi sederhana dari kehidupan," ujarnya.


Melalui kegiatan ini, pesan moral yang ingin disampaikan adalah tentang pentingnya keikhlasan dalam menerima takdir atau ketetapan Allah SWT. Anak-anak diajarkan secara tidak langsung bahwa musibah adalah bagian dari takdir yang harus dihadapi, namun hidup harus terus berjalan dengan semangat baru dan rasa optimis.


"Tujuan kami, melalui permainan ini, adalah menanamkan semangat kebersamaan dan ketabahan. Kami ingin mereka mengerti bahwa meskipun sulit, dengan dukungan teman dan keyakinan, mereka bisa bangkit dan menerima kenyataan dengan hati yang lapang dan ikhlas," tutup salah satu perwakilan relawan, mengakhiri sesi trauma healing yang sarat makna hari itu. (Bunda Tri)

1 komentar:

Post Bottom Ad