Hadiri Kenduri Kebhinekaan, BKPRMI Jatim Perkuat Peran Ormas dalam Menjaga Kamtibmas
Sidoarjo – Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW BKPRMI) Jawa Timur menghadiri undangan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Timur dalam acara bertajuk "Kenduri Kebhinekaan", Senin (22/12/2025).
Kegiatan yang bertujuan untuk pemberdayaan organisasi kemasyarakatan (ormas) ini diselenggarakan di Hotel Aston, Jalan Kahuripan, Sidoarjo.
Acara ini menghadirkan narasumber Kasubdit Binpolmas Ditbinmas Polda Jatim, AKBP Hery Dian Wahono, S.Psi., M.Si., yang memaparkan materi bertema "Teguh dalam Persatuan, Tangguh dalam Keberagaman".
Dalam pemaparannya, Hery menekankan pentingnya peran ormas sebagai wadah aspirasi masyarakat yang dibentuk secara sukarela untuk berpartisipasi dalam pembangunan nasional.
“Ormas memiliki peran krusial dalam meningkatkan kesejahteraan sosial serta memperkuat nilai gotong royong dan demokrasi. Selain itu, ormas diharapkan mampu menjadi mitra strategis Polri dan pemerintah dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas),” ujar Hery di hadapan para peserta.
Hery juga mengungkapkan data terkini mengenai sebaran ormas di Jawa Timur. Dari total 924 organisasi yang terdata, tercatat baru 424 organisasi yang telah memiliki legalitas badan hukum resmi.
Lebih lanjut, pihak Kepolisian mendorong ormas untuk menjadi "mata dan telinga" di tengah masyarakat melalui fungsi early warning system (sistem peringatan dini). Terdapat tiga tahap kunci yang harus dijalankan ormas dalam menjaga stabilitas wilayah, yaitu monitoring, peringatan dini, dan mediasi guna menyelesaikan potensi konflik sosial sebelum membesar.
Untuk menghadapi tantangan ke depan, dipaparkan sejumlah strategi penguatan ormas, di antaranya: Peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat. Pembinaan dan pelatihan bagi anggota ormas secara berkelanjutan. Memperkuat kerja sama dengan aparat penegak hukum.Menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dalam setiap aktivitas.
Kegiatan ini diakhiri dengan kesepakatan bersama bahwa keamanan dan ketertiban bukanlah tanggung jawab aparat semata, melainkan tanggung jawab kolektif. Sinergi antara masyarakat, ormas, dan aparat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif di Jawa Timur. (Sindy Claudia)


Muuuuuuantab' ini👍❤️👍
BalasHapus