Pascabencana, Masjid Darul Aman Toboh-Malalak Kembali Gelar Shalat Jumat Perdana
Agam – Tim Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) DKI Jakarta dan Sumatera Barat menginisiasi pengaktifan kembali Masjid Darul Aman Toboh-Malalak, Kabupaten Agam, pada Jumat (20/12/2025).
Masjid ini kembali digunakan untuk aktivitas ibadah berjamaah setelah tiga pekan vakum akibat terdampak bencana.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pelaksanaan shalat Subuh berjamaah sebagai uji coba kesiapan sarana. Puncaknya, masjid tersebut menyelenggarakan shalat Jumat perdana yang dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Agam dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam shalat Jumat perdana ini, Bupati Agam bertindak langsung sebagai khatib, sementara posisi imam ditempati oleh Ketua DPRD Kabupaten Agam. Kehadiran para pimpinan daerah ini menjadi simbol kebangkitan spiritual masyarakat pascabencana.
Wakil Direktur Nasional (Wadirnas) LPPSDM DPP BKPRMI, Salihuddin, menegaskan bahwa kader BKPRMI memiliki peran krusial sebagai penggerak masjid. Menurutnya, masjid tidak sekadar tempat ibadah ritual, tetapi harus menjadi pusat peradaban dan pembinaan umat.
"Kader BKPRMI harus menjadi penggerak yang menghidupkan masjid dengan ilmu, berbagai kegiatan, serta pelayanan kepada masyarakat," ujar Salihuddin mengutip semangat dakwah Ibnu Taimiyah mengenai masjid sebagai pusat kebangkitan umat.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua Umum BKPRMI DKI Jakarta, Nanang Jahidin, sebagai tamu istimewa. Kehadirannya menunjukkan solidaritas lintas wilayah dalam mendukung pemulihan fasilitas keagamaan di Sumatera Barat.
Sebagai bentuk aksi nyata, agenda ditutup dengan penyerahan donasi dari BKPRMI untuk perbaikan kerusakan Masjid Darul Aman. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada pengurus masjid dengan disaksikan oleh para pejabat daerah yang hadir.
Momentum ini diharapkan menjadi titik awal bagi masjid-masjid lain di wilayah terdampak untuk kembali berfungsi sebagai pilar kekuatan masyarakat. (Bunda Tri)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar