Menjadikan BKPRMI sebagai Episentrum Komunikasi dan Sinergi Menuju Kemandirian Umat
Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) memegang peran krusial dalam peta dakwah pemuda di Indonesia. Sebagaimana filosofi namanya, kekuatan utama organisasi ini terletak pada aspek komunikasi.
Hal ini menjadi pokok bahasan utama saat penulis menghadiri forum pelantikan DPD BKPRMI Jombang, yang juga dihadiri langsung oleh Ustadz Arif dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum MPW BKPRMI Jawa Timur pada saat itu.
Sinergi dan Kolaborasi: Pesan dari Ketua Umum
Dalam arahannya, Ustadz Arif menekankan sebuah paradigma baru yang harus dianut oleh seluruh kader. Beliau menegaskan bahwa saat ini kita berada di era kolaborasi. Oleh karena itu, penguatan jaringan internal serta perluasan kemitraan dengan pihak eksternal (stakeholders) menjadi harga mati.
BKPRMI tidak boleh bergerak secara eksklusif, melainkan harus mampu merangkul berbagai elemen demi pemberdayaan ekosistem masjid dan Remaja Masjid (Remas). Dengan menempatkan masjid sebagai pusat kegiatan—baik dari sisi ibadah, ekonomi, maupun budaya sesuai tuntunan Al-Qur'an dan Hadist—BKPRMI berperan sebagai dirigen yang mengorkestrasi potensi-potensi tersebut.
Menuju Kemandirian Umat
Fokus utama dari sinergitas yang dibangun oleh DPD BKPRMI Jombang di tiap kecamatan adalah menciptakan kebermanfaatan yang nyata. Dengan program yang saling mendukung antar organisasi dan pemangku kepentingan, tujuan besarnya adalah mewujudkan Kemandirian Umat.
Kemandirian ini, terutama bagi internal BKPRMI, diharapkan dapat berprogres secara berkelanjutan. Jika ekosistem masjid sudah kuat secara ekonomi dan solid secara komunikasi, maka organisasi akan memiliki daya tawar dan kemandirian dalam menjalankan syiar-syiar Islam tanpa bergantung sepenuhnya pada pihak luar.
Implementasi di Tingkat Daerah
Diskusi mendalam dengan DPD BKPRMI Jombang menggarisbawahi bahwa fokus kedepan adalah memastikan setiap program di tingkat kecamatan memiliki nilai tambah melalui kolaborasi.
Sinergi ini bertujuan untuk:
Penguatan Jaringan: Memastikan komunikasi antar pengurus kecamatan berjalan lurus dengan visi daerah dan wilayah.
Kemitraan Strategis: Membuka pintu kerja sama dengan pemerintah, sektor swasta, dan tokoh masyarakat untuk mendukung pemberdayaan Remas.
Pusat Peradaban: Mengembalikan fungsi masjid sebagai sentral solusi bagi persoalan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar.
Penutup
Melalui semangat kolaborasi yang disampaikan oleh Ustadz Arif dan komitmen sinergitas DPD Jombang, BKPRMI optimis dapat melangkah menuju kemandirian umat. Masjid bukan hanya tempat sujud, tetapi adalah titik awal di mana komunikasi pemuda dirajut untuk membangun peradaban yang mandiri dan bermartabat.
Oleh: Aditya Pradhana
Penulis, yang berasal dari Sedati, Sidoarjo, adalah bagian dari kepengurusan DPD BKPRMI LPEKIN Jombang dan tim DPW LPPSDM BKPRMI Jawa Timur


Tidak ada komentar:
Posting Komentar