Kisah Pilu Rosyid, Korban Semeru yang Kedua Kaki Luka Bakar Akibat Kembali Menyelamatkan Dokumen Penting - DPW BKPRMI JAWA TIMUR

Terbaru

Minggu, 14 Desember 2025

Kisah Pilu Rosyid, Korban Semeru yang Kedua Kaki Luka Bakar Akibat Kembali Menyelamatkan Dokumen Penting

 Kisah Pilu Rosyid, Korban Semeru yang Kedua Kaki Luka Bakar Akibat Kembali Menyelamatkan Dokumen Penting

Penyerahan bantuan BKPRMI Peduli 


Lumajang – Tim BKPRMI Peduli melakukan kunjungan kemanusiaan kepada Rosyid, salah satu korban terdampak erupsi Gunung Semeru yang mengalami luka bakar parah di kedua kakinya. Minggu 14 Desember 2025


Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan dukungan moril sekaligus menyerahkan bantuan, setelah mendengar kisah tragis yang menimpa Rosyid saat bencana alam tersebut terjadi.


Rosyid saat ini terbaring lemah di rumah nya, menghadapi kenyataan pahit bahwa kedua kakinya mengalami luka bakar serius sehingga harus dibalut hingga batas lutut. Kondisi ini bukan karena ia abai terhadap peringatan dini, melainkan karena keputusan nekatnya untuk menyelamatkan surat-surat berharga dari rumahnya yang terancam lahar panas.


Menurut keterangan yang disampaikan Rosyid kepada tim BKPRMI, sirine tanda bahaya telah berbunyi. Ia sempat melarikan diri untuk mengamankan diri ke tempat yang lebih aman. Namun, kekhawatiran kehilangan dokumen penting seperti sertifikat tanah dan surat-surat berharga lainnya membuatnya kembali ke rumah.


"Saya sudah lari, tapi pikiran saya ke surat-surat penting di rumah. Saya putuskan kembali sebentar," tutur Rosyid lirih, menahan sakit dan kesedihan.


Nahas, saat kembali itulah ia tidak dapat menghindari pergerakan lahar panas yang cepat dan masif. Kedua kakinya terendam material panas hingga lutut. Meskipun berhasil selamat, luka bakar parah yang dideritanya mengharuskannya menjalani perawatan intensif.


Kini, Rosyid menghadapi cobaan berat. Kesedihan mendalam dirasakannya bukan hanya karena rumahnya yang hilang tak berbekas diterjang lahar, tetapi juga karena luka di kakinya membuatnya harus terbaring di ranjang dan untuk sementara kehilangan kemampuan untuk berjalan secara normal.


Tim BKPRMI Peduli, yang hadir di lokasi, terdiri dari Tim BKPRMI Jatim Peduli , didampingi DPD BKPRMI Lumajang , Tri Eko Sulistiowati, Nurul Misbachah, Alif Dzulkifli Ramadhan, dan Sahila Rizki Ardillah. Mereka menyampaikan rasa empati dan dukungannya.


"Kami sangat prihatin mendengar kisah Pak Rosyid. Ini adalah pengingat betapa cepat dan berbahayanya bencana erupsi Semeru. Kami berharap kunjungan ini dapat sedikit meringankan beban moril beliau dan keluarga," ujar Tri Eko Sulistiowati, dari BKPRMI Peduli.


Pihak BKPRMI juga mengimbau masyarakat untuk selalu memprioritaskan keselamatan jiwa di atas harta benda saat terjadi bencana, meskipun kerugian materiil juga sangat berarti. BKPRMI Peduli berkomitmen untuk terus mendampingi dan menyalurkan bantuan bagi korban-korban erupsi Semeru lainnya. (Bunda Tri)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad